MPLS Ramah Hari Ketiga: Membentuk Murid Sehat, Tangguh, Cerdas, dan Siap Mengembangkan Potensi ๐ŸŒŸ๐Ÿซ

Cibinong, 17 Juli 2026 โ€” Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 di SMA Plus PGRI Cibinong dan SMA Plus PGRI Cibinong Reguler kembali berlangsung dengan penuh semangat pada Jumat, 17 Juli 2026. Memasuki hari ketiga, para murid baru mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang berfokus pada kesehatan, keselamatan, literasi, kesiapsiagaan bencana, serta pengembangan minat dan potensi diri. ๐Ÿš€โœจ

Sejak pukul 06.00 WIB, murid baru disambut oleh guru pendamping gugus, OSIS, seksi acara, dan tim TKJ dengan menerapkan budaya 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Sapaan hangat tersebut menciptakan suasana sekolah yang ramah, aman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta. ๐Ÿ˜Š๐Ÿค

Suasana pagi semakin ceria dengan diputarnya jingle MPLS Ramah โ€œHari Baruโ€ dan lagu โ€œRukun Sama Temanโ€. Para murid kemudian mengikuti Pertemuan Pagi Ceria yang terdiri atas apel pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Ikrar Pekerti, doa bersama, pengajian pagi, serta Senam Anak Indonesia Hebat. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐ŸŽถ

Apel pagi dipimpin oleh Titi Rahmawati, S.Si., M.T., Gr. sebagai pembina apel. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kedisiplinan, kebersamaan, semangat nasionalisme, serta nilai bageur dalam diri setiap murid.

Mengenal Bahaya NAPZA untuk Menjaga Masa Depan ๐Ÿšซ๐Ÿ’Š

Materi utama pada pagi hari disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan topik bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif atau NAPZA. Para murid diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis zat berbahaya, dampak buruk penyalahgunaan NAPZA terhadap kesehatan fisik dan mental, serta risiko sosial dan hukum yang dapat ditimbulkan.

Melalui materi ini, murid diajak untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta menjaga diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan zat berbahaya. Materi tersebut sekaligus menguatkan nilai cageur, pinter, dan bener sebagai bekal dalam mengambil keputusan yang tepat. ๐Ÿง โค๏ธ

Mengenal Kopasus IT dan Semangat Berkarya di Bidang Teknologi ๐Ÿ’ปโšก

Setelah mendapatkan edukasi mengenai bahaya NAPZA, peserta mengikuti sesi pengenalan Kopasus IT. Dalam kegiatan ini, murid diperkenalkan pada organisasi dan aktivitas siswa yang bergerak dalam bidang teknologi informasi, multimedia, publikasi digital, dokumentasi, serta berbagai kegiatan kreatif berbasis teknologi.

Pengenalan ini diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan murid terhadap dunia digital sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan teknologi secara positif, produktif, dan bertanggung jawab. ๐Ÿ“ธ๐Ÿ–ฅ๏ธ

Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah ๐Ÿšจ๐ŸŒ

Kegiatan dilanjutkan dengan materi โ€œMembangun Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolahโ€ yang disampaikan oleh Ade Hasrat, S.I.P., M.Si. dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Para peserta diperkenalkan pada berbagai jenis ancaman bencana, tingkat kerentanan lingkungan, informasi peringatan dini, serta langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana. Murid juga mendapatkan penjelasan mengenai jalur evakuasi, titik kumpul, pentingnya tetap tenang, serta cara melindungi diri ketika menghadapi situasi darurat.

Tidak hanya menerima penjelasan, peserta juga mengikuti praktik sederhana kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, murid diharapkan menjadi pribadi yang sigap, tangguh, waspada, dan mampu bertindak dengan tepat sesuai nilai singer. ๐Ÿฆบ๐Ÿซ

Mengenal Seragam dan Identitas Sekolah ๐Ÿ‘”๐ŸŽ’

Pada sesi berikutnya, bidang kesiswaan bersama talent OSIS, Kopasus IT, dan Laskara memberikan sosialisasi mengenai penggunaan seragam sekolah. Para murid diperkenalkan pada ketentuan seragam hari Senin, Selasa dan Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, serta seragam olahraga.

Sosialisasi ini bertujuan agar murid memahami aturan penggunaan pakaian sekolah, menjaga kerapian, menunjukkan kedisiplinan, serta membangun rasa bangga terhadap identitas sekolah. โœจ๐Ÿ‘•

Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Berpikir Kritis ๐Ÿ“š๐Ÿ’ก

Setelah beristirahat, para peserta mengikuti kegiatan membaca cepat bersama guru pendamping, OSIS, Pak Ardi, dan Tim Quantum. Murid dibimbing untuk meningkatkan kecepatan membaca tanpa mengurangi pemahaman terhadap isi bacaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan CTS atau aktivitas berpikir kritis yang menggunakan materi kesiapsiagaan bencana sebagai bahan pembelajaran. Peserta diajak untuk menganalisis situasi, mengidentifikasi masalah, menyusun langkah penyelesaian, serta menyampaikan hasil pemikirannya secara runtut.

Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dilatih agar mampu berpikir logis, kritis, cepat, dan tepat sebagai bagian dari nilai pinter. ๐Ÿ”๐Ÿง 

Bijak Menggunakan Gim Daring dan Mengatur Waktu Layar ๐ŸŽฎ๐Ÿ“ฑ

Setelah pelaksanaan salat Jumat berjamaah, kegiatan keputrian, dan makan siang, peserta mendapatkan materi literasi digital mengenai dampak negatif kecanduan gim daring.

Murid diajak memahami bahwa gim daring dapat menjadi hiburan yang menyenangkan apabila digunakan secara bijak. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat mengganggu waktu belajar, kesehatan mata, pola tidur, interaksi sosial, kondisi emosional, dan aktivitas fisik.

Sebagai bentuk refleksi, peserta menuliskan hasil bacaan menggunakan prinsip 3S, yaitu mengatur waktu layar, memberikan jeda dari layar, dan kembali menggunakan layar secara terkontrol. Melalui materi ini, murid diharapkan mampu membangun kebiasaan digital yang sehat, seimbang, aman, dan bertanggung jawab. โณ๐Ÿ‘€

Eksplorasi Diri melalui Parade Student Day ๐ŸŽญ๐Ÿ€๐ŸŽจ

Salah satu kegiatan yang paling meriah pada MPLS hari ketiga adalah โ€œEksplorasi Diri: Menggali Potensi yang Adaโ€ melalui sosialisasi Student Day. Kegiatan berlangsung di lapangan utama dengan menampilkan parade dari berbagai pilihan kegiatan Student Day.

Setiap Student Day memperkenalkan karakter, kegiatan, dan keunggulannya masing-masing dengan cara yang kreatif dan menarik. Para murid baru dapat menyaksikan beragam pilihan kegiatan yang dapat menjadi wadah untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, olahraga, seni, bahasa, hingga teknologi. ๐ŸŽคโšฝ๐Ÿ’ป

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat mengenali potensi dirinya dan menentukan aktivitas yang sesuai dengan minat serta bakat masing-masing. Student Day tidak hanya menjadi kegiatan tambahan, tetapi juga ruang pembelajaran yang membantu murid tumbuh menjadi pribadi yang aktif, percaya diri, kreatif, dan berprestasi sesuai nilai singer. ๐ŸŒˆ๐Ÿ™Œ

Menutup Hari dengan Evaluasi dan Refleksi โœ๏ธ๐Ÿ™

Rangkaian MPLS Ramah hari ketiga diakhiri dengan evaluasi materi, istirahat, salat Ashar berjamaah, refleksi, doa, dan penutup. Para murid menuliskan refleksi sepanjang 150โ€“200 kata berdasarkan pengalaman, pengetahuan, serta kesan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan.

Melalui refleksi tersebut, murid diajak untuk menyadari perkembangan dirinya, mengenali hal-hal baru yang telah dipelajari, serta merencanakan sikap positif yang akan diterapkan dalam kehidupan sekolah. ๐Ÿ“โœจ

Kegiatan hari ketiga kemudian ditutup dengan pembelian bakti sosial sesi kedua bagi gugus 9 sampai dengan gugus 15. Aktivitas tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan nilai bageur, yaitu membangun kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama. ๐Ÿ’™๐Ÿคฒ

MPLS Ramah hari ketiga telah memberikan pengalaman belajar yang lengkap dan bermakna. Murid tidak hanya memperoleh informasi mengenai sekolah, tetapi juga dibekali pengetahuan untuk menjaga kesehatan, menjauhi NAPZA, menghadapi bencana, menggunakan teknologi secara bijak, serta menggali potensi diri.

Seluruh rangkaian kegiatan menjadi bagian dari komitmen SMA Plus PGRI Cibinong dan SMA Plus PGRI Cibinong Reguler dalam membentuk calon Kader Bangsa yang berkarakter Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer. ๐ŸŒŸ๐Ÿ’™๐Ÿ’›

MPLS Ramah 2026: Kenali Potensimu, Kuatkan Karaktermu, dan Bersiaplah Menjadi Generasi Indonesia Hebat! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿš€

Leave a Reply