
Saat ini masyarakat sedang mengalami kemajuan teknologi yang semakin cepat sehingga mengharuskan manusia untuk beradaptasi terhadap perkembangan teknologi yang akan datang. Perkembangan teknologi ini sudah membantu manusia dalam berbagai aspek, seperti kemudahan dalam informasi, komunikasi, pendidikan, kesehatan, pertanian, hiburan dan hal-hal lainnya. Salah satu teknologi
yang sedang berkembang dari dulu hingga sekarang ialah game. Kata game sudah tidak lagi asing bagi sebagian besar khalayak, terutama bagi masyarakat Indonesia.
Dilansir dari tek.id yang menyatakan pada akhir tahun lalu, Newzoo memprediksi adanya 2,7 miliar gamer secara global, dengan jumlah yang ditetapkan melampaui tiga miliar pada tahun 2023. Ini berarti, ada peningkatan 5,6% CAGR (Compound Annual Growth Rate) antara 2015 dan 2023. Terlihat sudah bertambah sebanyak 1 miliar pemain sedari 9 tahun lalu atau kurang lebih 100 juta pemain setiap tahun, data tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa setiap tahun pemain game akan selalu bertambah seiring majunya teknologi.
Dilansir dari databoks.katadata.co.id yang menyatakan berdasarkan laporan We Are Social, Indonesia menjadi negara dengan jumlah pemain video game terbanyak ketiga di dunia. Laporan tersebut mencatat ada 94,5% pengguna internet berusia 16-64 tahun di Indonesia yang memainkan video game per Januari 2022 (Dihni: 2022). Bahkan di negara Indonesia, video game sudah menjadi salah satu sarana hiburan sekaligus untuk mengisi waktu luang seseorang, mulai dari anak – anak bahkan hingga dewasa. Namun, video game bisa juga dijadikan sebagai alat untuk memperluas ilmu dan wawasan yang berguna untuk membantu banyak orang jika digunakan dengan cermat.
Pada fase modern sekarang ini, pembelajaran menjadi jenuh bagi sebagian pelajar, dikarenakan buku yang menjadi media belajar sehingga terkesan monoton. Dengan perkembangan industri yang begitu cepat ini, penulis menjadi tertarik untuk menggunakan teknologi yang sudah berkembang dari dulu selalu yaitu video game. Video game dapat mengubah pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan
mudah dipahami dengan menyediakan audio dan visual 3D yang lebih jelas dan rinci, dengan memanfaatkan teknologi pendukung video game yang juga berkembang pesat yaitu virtual reality, yang bisa memberikan pengalaman interaktif dalam dunia simulasi. Teknologi ini memungkinkan pengguna seolah olah berada langsung dalam sebuah lingkungan buatan. Teknologi tersebut memungkinkan untuk membantu dalam salah satu pembelajaran yang umumnya abstrak dan penuh dengan teori yaitu kimia, sementara pelajar yang memerlukan pemahaman lebih dalam pada isi pokok pembelajarannya.
Dikutip dari buku Kimia Untuk SMA/MA Kelas X (2020 : 2), ilmu kimia adalah bagian ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang materi meliputi struktur, sifat, perubahan materi, serta energi yang menyertainya. Kimia merupakan ilmu yang dikembangkan berdasarkan percobaan. Kemudian, kimia diperoleh dan dikembangkan berdasarkan teori. Ada beberapa cabang ilmu kimia yang dapat diuji
secara eksperimental tetapi memerlukan biaya yang tinggi, ada juga beberapa cabang yang cukup abstrak dan sulit untuk divisualisasikan. Pada fase modern sekarang ini, sudah banyak alat untuk menggambarkan suatu konsep dan membantu dalam pembelajaran, salah satunya adalah video game.
Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan memaksimalkan teknologi yang membantu pembelajaran dengan membuat game edukasi mengenai eksperimen kimia menggunakan Roblox Studio.
Link Project
https://drive.google.com/drive/folders/1uF7l7FB2aHywc8RCGz39xZnFpF1U0IA4?usp=sharing