๐ŸŒฟ MPLS Ramah Hari Kelima: Menumbuhkan Kepedulian, Kreativitas, dan Potensi Calon Kader Bangsa

SMA Plus PGRI Cibinong dan SMA Plus PGRI Cibinong Reguler kembali melanjutkan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 pada Senin, 20 Juli 2026. Memasuki hari kelima, para Calon Kader Bangsa mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang berfokus pada kepedulian lingkungan, kesehatan, kreativitas, pembentukan karakter, serta pengembangan minat dan potensi diri. ๐ŸŒŸ

Sejak pagi, para peserta didik baru disambut dengan hangat oleh guru pendamping gugus, pengurus OSIS, seksi acara, dan tim TKJ. Penyambutan dilakukan dengan menerapkan budaya 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. ๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘‹

Suasana pagi semakin ceria dengan diputarkannya jingle MPLS Ramah โ€œHari Baruโ€ dan lagu โ€œRukun Sama Temanโ€. Para peserta kemudian diarahkan memasuki lingkungan sekolah dengan tertib, nyaman, dan penuh semangat. ๐ŸŽถ๐Ÿซ

โ˜€๏ธ Pertemuan Pagi Ceria dan Pengajian Pagi

Kegiatan dilanjutkan dengan Pertemuan Pagi Ceria dan Pengajian Pagi yang berlangsung di lapangan utama. Rangkaian kegiatan meliputi apel pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Ikrar Pekerti, doa bersama, pengajian pagi, serta Senam Anak Indonesia Hebat. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿคฒ

Apel pagi dipimpin oleh Bapak Supriyadi, S.Kom. sebagai pembina apel. Kegiatan ini menjadi bagian dari penerapan nilai Bageur dalam Panca Waluya sekaligus membiasakan peserta didik untuk mengawali hari dengan disiplin, semangat, dan sikap positif.

๐ŸŒฑ Gerakan Indonesia ASRI dan Operasi Semut

Salah satu kegiatan utama pada hari kelima adalah Gerakan Indonesia ASRI: Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama. Melalui kegiatan operasi semut, para peserta diajak membersihkan berbagai area sekolah secara berkelompok. ๐Ÿงนโ™ป๏ธ

Setiap gugus mendapatkan zona kerja bakti yang telah ditentukan, mulai dari ruang kelas, taman sekolah, masjid, lingkungan sekitar sekolah, hingga sejumlah gedung pembelajaran. Selama kegiatan berlangsung, setiap kelompok didampingi oleh anggota OSIS dan MPK.

Para peserta tidak hanya mengumpulkan sampah, tetapi juga belajar memilahnya berdasarkan jenis, seperti sampah organik, anorganik, dan sampah yang dapat didaur ulang. ๐Ÿƒ๐Ÿ—‘๏ธ

Guru dan pendamping turut memberikan penguatan mengenai pentingnya menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan benar, serta membiasakan perilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bentuk penerapan nilai Singer dan Cageur, yaitu terampil dalam bertindak serta berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. ๐Ÿ’š

๐Ÿ—ฃ๏ธ Mengenal Laskara dan Layanan Kesehatan Sekolah

Rangkaian kegiatan berikutnya diisi dengan pengenalan Laskara atau Laskar Siswa Kreatif dan Terampil Berbahasa. Melalui kegiatan ini, peserta didik diperkenalkan pada wadah pengembangan kemampuan berbahasa, komunikasi, kreativitas, dan kepercayaan diri. ๐ŸŽค๐Ÿ“š

Peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai layanan Medical Centre dan dokter sekolah yang disampaikan oleh dr. Dewi. Pengenalan ini bertujuan agar peserta didik mengetahui layanan kesehatan yang tersedia serta prosedur yang dapat dilakukan ketika membutuhkan pertolongan medis. ๐Ÿฉบ๐Ÿฅ

Materi kesehatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi mengenai kesehatan kulit. Para peserta diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri sebagai bagian dari penerapan nilai Cageur dalam kehidupan sehari-hari. โœจ

๐Ÿ“ฃ Menampilkan Kekompakan melalui Yel-Yel Gugus

Suasana kegiatan semakin semarak melalui penampilan yel-yel dari gugus 1 sampai dengan gugus 6. Setiap gugus menampilkan kreativitas, kekompakan, dan semangatnya masing-masing di hadapan peserta lain. ๐Ÿ™Œ๐Ÿ”ฅ

Penampilan yel-yel menjadi sarana bagi peserta didik untuk melatih keberanian, kerja sama, komunikasi, dan rasa percaya diri. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kebersamaan antarpeserta selama mengikuti MPLS Ramah 2026.

๐Ÿ“– Memahami Sapta Budaya dan Sapta Pekerti

Setelah beristirahat, para peserta mengikuti materi mengenai Sapta Budaya dan Sapta Pekerti di ruang gugus masing-masing. Materi ini membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai kebiasaan dan perilaku positif yang perlu diterapkan selama berada di lingkungan sekolah. ๐ŸŒŸ

Para peserta kemudian mengerjakan tugas kelompok berupa pembuatan infografis menggunakan Canva mengenai implementasi Sapta Budaya dan Sapta Pekerti dalam kehidupan sehari-hari. ๐Ÿ’ป๐ŸŽจ

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mengolah informasi menjadi karya visual yang menarik, informatif, dan mudah dipahami.

Setiap kelompok selanjutnya mempresentasikan hasil infografis di ruang gugus masing-masing. Dalam sesi tersebut, peserta didik belajar menyampaikan gagasan, memberikan contoh penerapan, serta menanggapi hasil karya kelompok lain. ๐Ÿ–ฅ๏ธ๐Ÿ—ฃ๏ธ

Kegiatan ini menjadi bentuk penerapan nilai Pinter, Bener, dan Singer dalam Panca Waluya.

๐ŸŽญ Menggali Potensi melalui Sosialisasi Ekstrakurikuler

Pada siang hari, seluruh peserta mengikuti kegiatan Eksplorasi Diri: Menggali Potensi yang Ada melalui sosialisasi ekstrakurikuler. Berbagai ekstrakurikuler memperkenalkan identitas, karakter, kegiatan, dan keunggulan masing-masing kepada peserta didik baru. ๐Ÿ€๐ŸŽจ๐ŸŽต๐Ÿ’ป

Sosialisasi ini bertujuan membantu peserta mengenali minat, bakat, serta potensi yang dapat dikembangkan selama menempuh pendidikan di SMA Plus PGRI Cibinong dan SMA Plus PGRI Cibinong Reguler.

Melalui kegiatan ekstrakurikuler, peserta didik memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik, memperluas pengalaman, meningkatkan keterampilan sosial, serta meraih prestasi sesuai bidang yang diminati. ๐Ÿ†

โœ๏ธ Refleksi Pengalaman MPLS

Menjelang berakhirnya kegiatan, peserta didik mengikuti evaluasi, melaksanakan salat Asar berjamaah, serta melakukan refleksi di ruang gugus masing-masing. ๐Ÿคฒ

Setiap peserta diminta menuliskan refleksi sepanjang 150โ€“200 kata mengenai pengalaman, pembelajaran, dan manfaat yang diperoleh selama mengikuti kegiatan hari tersebut.

Refleksi menjadi sarana bagi peserta untuk memahami kembali nilai-nilai yang telah dipelajari sekaligus mengungkapkan pengalaman dan kesannya secara tertulis. ๐Ÿ“

Kegiatan hari kelima ditutup dengan doa dan pembekalan untuk rangkaian MPLS berikutnya. Sebelum pulang, peserta dari gugus 16 hingga gugus 22 juga mengikuti kegiatan pembelian barang untuk bakti sosial sebagai bagian dari penerapan nilai Bageur dan kepedulian kepada sesama. ๐Ÿค๐Ÿ’™

Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, MPLS Ramah 2026 tidak hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi proses awal untuk membentuk peserta didik yang peduli lingkungan, sehat, kreatif, terampil, percaya diri, dan berkarakter.

๐ŸŒŸ MPLS Ramah 2026, saatnya tumbuh menjadi generasi yang Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer bersama Sekolahnya Kader Bangsa! ๐ŸŒŸ

Leave a Reply