Pembuatan Sistem Monitoring pupuk Kompos Menggunakan Aplikasi Blynk

KNOWLEDGE SHARING Juli 2023 DIVISI TKJ. “Pembuatan Sistem Monitoring pupuk Kompos Menggunakan Aplikasi Blynk”

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh banyak kota di Indonesia.
Semakin tinggi jumlah penduduk dan aktivitasnya, membuat volume sampah semakin meningkat.
Oleh karena itu warga dianjurkan untuk memilah sampah-sampah rumah tangga mereka.
Pemilahan sampah di rumah dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu sampah organik, sampah
anorganik, dan sampah residu. Sampah organik dapat dimanfaatkan melalui proses daur ulang,
misalnya dengan dibuat kompos.


Pupuk kompos merupakan salah satu metode yang umum digunakan dalam daur ulang
limbah organik menjadi bahan yang bernilai tinggi. Kualitas pupuk kompos sangat dipengaruhi
oleh suhu dan kelembapan selama proses komposisi. Oleh karena itu, penting untuk memantau
suhu dan kelembapan secara teratur agar kualitas pupuk kompos tetap optimal dengan
menggunakan teknologi yang dapat memantau pupuk kompos.


Seiring dengan perkembangan teknologi tersebut dapat dilakukan dengan cara otomatisasi
jarak jauh menggunakan mikrokontroler pada nodemcu ESP8266 dengan berbasis IoT (Internet
Of Things), yang dikombinasikan sensor soil moisture sebagai pengukur kelembaban dengan
satuan suhu °C. Pengukur kelembaban berupa sinyal analog, yang semakin besar nilainya, maka
semakin lembab. Akuisisi data pengukuran dikirimkan ke Smartphone menggunakan ESP8266
yang terhubung ke internet pemantauan suhu dan kelembapan, yang dapat dilihat melalui Aplikasi
Blynk.

https://drive.google.com/drive/folders/1oI7vclUTcQmhGRGlpfbnU_pzu_DneGpb?usp=drive_link

Leave a Reply