๐ŸŽญ MPLS Ramah Hari Keenam: Wadah Kreativitas, Kolaborasi, dan Kepedulian Calon Kader Bangsa

SMA Plus PGRI Cibinong dan SMA Plus PGRI Cibinong Reguler kembali melanjutkan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 pada Selasa, 21 Juli 2026. Memasuki hari keenam, para Calon Kader Bangsa mengikuti berbagai kegiatan yang berfokus pada pengembangan kreativitas, keberanian, keterampilan berpikir, kerja sama, dan kepedulian sosial. ๐ŸŒŸ๐Ÿค

Sejak pagi, peserta didik baru disambut dengan hangat oleh guru pendamping gugus, pengurus OSIS, seksi acara, dan tim TKJ. Penyambutan dilakukan dengan menerapkan budaya 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. ๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘‹

Suasana pagi semakin ceria dengan diputarkannya jingle MPLS Ramah โ€œHari Baruโ€ dan lagu โ€œRukun Sama Temanโ€. Para peserta kemudian diarahkan memasuki lingkungan sekolah dengan tertib dan penuh semangat agar merasa nyaman serta diterima sebagai bagian dari keluarga besar Sekolahnya Kader Bangsa. ๐ŸŽถ๐Ÿซ

โ˜€๏ธ Mengawali Hari dengan Pertemuan Pagi Ceria

Kegiatan dilanjutkan dengan Pertemuan Pagi Ceria dan Pengajian Pagi di lapangan utama. Rangkaian kegiatan meliputi apel pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Ikrar Pekerti, doa bersama, pengajian pagi, serta Senam Anak Indonesia Hebat. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿคฒ

Apel pagi dipimpin oleh Bapak Aman Abdurahman, S.Pd.I. sebagai pembina apel. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penerapan nilai Bageur dalam Panca Waluya sekaligus membiasakan peserta didik untuk mengawali hari dengan sikap disiplin, sehat, santun, dan penuh rasa syukur.

๐Ÿ“ฃ Semarak Penampilan Yel-Yel Gugus

Kemeriahan hari keenam semakin terasa melalui penampilan yel-yel sesi kedua yang diikuti oleh peserta dari Gugus 7 hingga Gugus 22. Setiap gugus menampilkan yel-yel terbaik dengan penuh semangat, kreativitas, dan kekompakan. ๐Ÿ™Œ๐Ÿ”ฅ

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana bagi peserta untuk melatih keberanian, kerja sama, komunikasi, serta rasa percaya diri. Setiap kelompok menunjukkan identitas dan ciri khasnya melalui gerakan, slogan, serta pesan positif yang mencerminkan nilai-nilai Panca Waluya.

Kegiatan ini menjadi bentuk penerapan nilai Singer, yaitu terampil, cekatan, kreatif, serta mampu berkolaborasi dalam menyelesaikan tugas bersama.

๐Ÿฆ Mengenal Koperasi Bina Sejahtera

Para peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai Koperasi Bina Sejahtera beserta berbagai layanan yang tersedia, seperti buku tabungan pendidikan, tabungan harian, pengisian saldo, dan layanan toko serba ada. ๐Ÿ’ณ๐Ÿ›’

Melalui pengenalan tersebut, peserta didik diharapkan memahami fungsi koperasi sekolah serta belajar membangun kebiasaan menabung, mengelola kebutuhan dengan bijak, dan memanfaatkan fasilitas sekolah secara bertanggung jawab.

๐ŸŽค Pentas Karya Calon Kader Bangsa

Salah satu kegiatan yang paling menarik pada hari keenam adalah Pentas Karya. Peserta didik yang telah mendaftarkan diri mendapatkan kesempatan untuk menampilkan kemampuan dan karya mereka secara bergantian. ๐ŸŽญ๐ŸŽถ

Beragam bakat dan kreativitas ditampilkan dengan penuh percaya diri. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta didik baru untuk menunjukkan potensi, mengekspresikan diri, serta memperoleh apresiasi dari teman-teman dan seluruh panitia MPLS.

Pentas Karya juga menjadi bukti bahwa setiap peserta didik memiliki keunikan dan kemampuan yang dapat terus dikembangkan selama menempuh pendidikan di SMA Plus PGRI Cibinong dan SMA Plus PGRI Cibinong Reguler. ๐ŸŒŸ๐Ÿ‘

๐Ÿง  Menuangkan Pemahaman melalui Mind Mapping

Setelah beristirahat, peserta mengikuti kegiatan pembuatan mind mapping mengenai Sapta Budaya dan Sapta Pekerti di ruang gugus masing-masing. Kegiatan didampingi oleh guru pendamping, pengurus OSIS, tim Quantum, serta bagian kesiswaan. โœ๏ธ๐Ÿ—บ๏ธ

Melalui mind mapping, peserta didik diajak menyusun dan menghubungkan berbagai gagasan mengenai kebiasaan, sikap, dan perilaku positif yang perlu diterapkan dalam kehidupan sekolah.

Kegiatan ini membantu peserta memahami materi secara lebih terstruktur, kreatif, dan mudah diingat. Peserta juga belajar membagi tugas, berdiskusi, menentukan ide utama, dan menyajikan informasi dalam bentuk visual yang menarik. ๐ŸŽจ๐Ÿ“š

Pembuatan mind mapping menjadi bagian dari penerapan nilai Pinter dan Singer, yaitu mampu berpikir secara kritis serta terampil mengolah informasi menjadi sebuah karya.

๐Ÿ’ป Persiapan Kegiatan Virtual Class Tour

Pada siang hari, para peserta mengikuti pendampingan dan persiapan untuk kegiatan Virtual Class Tour atau VCT. Setiap gugus mendapat arahan dari pendamping dan pengurus OSIS mengenai pembagian tugas, teknis pelaksanaan, serta persiapan materi yang akan ditampilkan. ๐Ÿ–ฅ๏ธ๐ŸŽฅ

Kegiatan ini melatih peserta didik dalam merancang ide, bekerja sama, berkomunikasi, serta memanfaatkan teknologi secara kreatif dan bertanggung jawab.

Melalui proses pendampingan tersebut, peserta tidak hanya mempersiapkan hasil kegiatan, tetapi juga belajar mendengarkan pendapat, menyelesaikan perbedaan, dan membangun kesepakatan bersama dalam kelompok. ๐Ÿคโœจ

๐Ÿ“ Evaluasi dan Refleksi Pengalaman

Menjelang berakhirnya kegiatan, peserta mengikuti evaluasi materi MPLS, beristirahat, serta melaksanakan salat Asar berjamaah di masjid. Selanjutnya, peserta kembali ke ruang gugus masing-masing untuk mengikuti sesi refleksi, doa, dan penutup. ๐Ÿคฒ

Setiap peserta diminta menuliskan refleksi sepanjang 150โ€“200 kata berdasarkan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama mengikuti kegiatan hari keenam.

Melalui refleksi tersebut, peserta didik diajak untuk mengenali hal-hal baru yang telah dipelajari, pengalaman yang paling berkesan, serta nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. ๐Ÿ–Š๏ธ๐Ÿ“–

๐Ÿ’™ Berbagi Kepedulian melalui Kegiatan Bakti Sosial

Rangkaian kegiatan hari keenam ditutup dengan pembagian bantuan sosial sebagai bentuk penerapan nilai Bageur dalam Panca Waluya. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di lapangan utama, sedangkan bantuan lainnya diantarkan langsung ke rumah para penerima. ๐ŸŽ๐Ÿค

Kegiatan bakti sosial menjadi sarana untuk menumbuhkan empati, kepedulian, semangat berbagi, dan rasa tanggung jawab sosial dalam diri peserta didik.

Melalui kegiatan ini, para Calon Kader Bangsa belajar bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan dan prestasi, tetapi juga tentang kemampuan untuk peduli, berbagi, serta memberikan manfaat kepada orang lain.

Hari keenam MPLS Ramah 2026 berlangsung dengan penuh semangat, kreativitas, kebersamaan, dan kepedulian. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik untuk terus menggali potensi, berani berkarya, mampu bekerja sama, serta tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.

๐ŸŒŸ MPLS Ramah 2026, saatnya berani tampil, kreatif berkarya, dan berbagi kebaikan bersama Sekolahnya Kader Bangsa! ๐ŸŒŸ

Leave a Reply